Friday, April 13, 2012

Penyakit Susah Tidur



Penyakit Susah Tidur/Insomnia & Fungsi/Manfaat Tidur Istirahat Jiwa Raga Untuk Kesehatan

Setiap manusia membutuhkan waktu tidur kurang lebih sekitar sepertiga waktu hidupnya atau sekitar 6-8 jam sehari. Secara alami dan otomatis jika tubuh lelah maka kita akan merasa mengantuk sehingga memaksa tubuh kita untuk beristirahat secara fisik dan mental.
Dengan waktu tidur yang cukup maka kita akan merasa segar bugar ketika bangun pagi dan siap melakukan berbagai aktifitas sepanjang hari dari pagi hingga malam. Normalnya manusia tidur pada saat malam hari hingga pagi hari, namun tidak jarang ada orang yang bisa tidur dari siang sampai malam hari karena tuntutan pekerjaan atau karena sudah terbiasa.
Menurut penelitian, orang yang tidur selama 6,5 sampai 7,5 jam dalam sehari akan memiliki hidup yang lebih panjang dari pada yang tidurnya hanya memakan waktu kurang dari 6,5 jam atau lebih dari 8 jam perhari.
A. Arti definisi / pengertian Tidur dan Insomnia :
- Tidur adalah merupakan suatu kondisi istirahat alami yang dialami oleh manusia dan hewan-hewan lainnya yang sangat penting untuk kesehatan.
- Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang memiliki gejala lesu sepanjang hari karena kekurangan waktu tidur. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari.
B. Kegunaan atau fungsi dari Tidur yang cukup :
1. Regenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi baru.
2. Memperlancar produksi hormon pertumbuhan tubuh.
3. Mengistirahatkan tubuh yang letih akibat aktivitas seharian.
4. Meningkatkan kekebalan tubuh kita dari serangan penyakit.
5. Menambah konsentrasi dan kemampuan fisik.

C. Fase / Tahapan Tidur Seseorang :
1. Awal
2. Non rapid eyes movement (non-rem)
3. Rapid Eyes Movement (rem)
4. Dream Sleep

D. Jenis-jenis / Macam-macam Gangguan Tidur / Insomnia :
1. Insomnia transient yang bersifat sementara
2. Insomnia jangka pendek yang dapat berlangsung selama beberapa minggu
3. Insomnia kronis yang dapat diderita selama lebih dari tiga minggu

E. Sebab / Penyebab Penyakit Insomnia Pada Manusia :
1. Faktor fisik seperti karena sedang sakit pilek, asma, sinus, dan lain-lain.
2. Faktor lingkungan yaitu seperti adanya aroma tidak sedap, polusi suara yang bising, asap, lingkungan sosial yang sedang tidak aman.
3. Faktor gaya hidup tidak sehat seperti akibat rokok, minuman keras, obat kuat, dsb.
4. Faktor psikologis yaitu seperti stres yang terus-menerus.
5. Faktor prikiatris akibat rasa depresi yang dialami seseorang.

F. Cara Mengatasi & Menyembuhkan Insomnia / Penyakit Sulit Tidur :
1. Menjalani pola hidup sehat misalnya tidak merokok, tidak begadang, tidak memakai narkoba, tidak minum alkohol, dll.
2. Memiliki jadwal tidur yang cukup dan normal.
3. Memilih lingkungan yang tenang, sehat dan nyaman untuk tidur.
4. Berolah raga secara rutin dan teratur.
5. Makan secara teratur, sehat dan cukup agar selama tidur tidak lapar.
6. Hindari minum terlalu banyak minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, teh, dsb.





Satu hal yang sangat saya benci tapi sering terjadi pada diri saya saat ini yaitu penyakit insomnia (susah tidur). Disaat mata menuntut haknya untuk terpejam di malam hari tidak terpenuhi. Hal ini terkadang membuat saya stress. Disaat tubuh harus tampil bugar di pagi hari, justru malah loyo dan tidak ada semangat sama sekali. Sehingga tidak jarang pula saat menerima pelajaran di kampus malah ngantuk terkadang sampai tertidur. Benar-benar penyakit menjengkelkan.
Tidur merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam hidup ini. Tanpa tidur, kita akan jatuh secara fisik dan mental. Kekurangan tidur dapat menyebabkan gangguan mood, emosi, konsentrasi dan menimbulkan malas. ”Insomnia memberi dampak pada kualitas hidup, produktifitas dan keselamatan. Hal ini sepertinya sudah menjadi kebiasaan saya disaat malam tidak dapat tidur pulas.
Menurut Dokter Mieke AHN Kembuan, SpS sebenarnya insomnia bukanlah penyakit tapi hanya gejala dari beberapa penyakit yang diderita, atau karena adanya suatu masalah yang menimpa hidup. Ada beberapa faktor penyebab Insomnia yaitu stress atau kecemasan, depresi, kelainan/penyakit kronis, efek samping obat, kafein, nikotin dan alkohol, kurang berolah raga, perubahan lingkungan.
Diantara penyebab di atas yang saya derita yaitu rokok dan kafein. Entah mengapa saya sulit sekali meninggalkan barang-barang ini. Bagi penikmat rokok kurang lengkap rasanya kalau tidak ada kopi begitu juga sebaliknya. Selain kopi dan rokok yaitu gangguan pikiran pada saat mau tidur, sebuah tekanan dalam pikiran seperti “kamu besok harus bangun pagi”, “besok kamu harus menyelesaikan ini itu dsb“. Beban pikiran ini sulit saya hilangkan sehingga membuat otak selalu berfikir dan mata pun tidak mau terpejam.
Setelah saya mengetahui beberapa kesalahan dalam pola hidup saya itu, saya mencoba untuk meminimalis. Tidak merokok dan ngopi pada saat mau tidur, mencoba menenangkan pikiran, dan berangkat tidur lebih awal. Namun sepertinya tidak ngefek. Saya mencoba berangkat tidur jam 10 malam, tapi mata mulai terpejam setelah shalat subuh. Benar-benar menjengkelkan pokoknya.






Nah, inilah sejumlah tips yang dapat membantu mata Anda terpejam:
  • Minum susu sebelum tidur.
    Ingat apa yang diberikan oleh ibu ketika bayinya meraung-raung di tengah malam buta? Yups, susu. Minum susu hangat memiliki efek menenangkan yang dapat membantu Anda terlelap. Pastinya,  Anda harus menghindari minuman berkafein seperti kopi menjelang jam-jam tidur.
  • Hindari aktivitas yang melibatkan layar komputer/ TV/ radio sebelum tidur.
    Cahaya terang dari peralatan elektronik di rumah Anda dapat merangsang keaktifan mata. Suara keras dari pemutar musik juga dapat menganggu tidur Anda. Matikan semua peralatan elektronik satu jam sebelum jam tidur.
  • Lakukan kegiatan yang bersifat repetitif.
    Melakukan kegiatan yang bersifat repetitif seperti merajut, membuat tusuk silang atau membaca dapat memberi efek rileks pada pikiran. Kegiatan inilah yang akan membantu Anda tidur. Jika Anda bukan penggemar kerajinan tangan atau buku, minimal kegiatan ini bisa membuat Anda bosan dan mengantuk.
  • Redupkan/ matikan cahaya di kamar tidur
    Saat tidur di ruangan gelap, tubuh Anda menghasilkan sebuah zat hormon bernama melatonin. Zat ini dapat menyeimbangkan pola tidur yang terganggu. Selain itu, melatonin juga dikenal mampu menangkal kanker, loh!
  • Lakukan olahraga secara teratur.
    Latihan fisik yang teratur seperti jogging dan senam terbukti membantu orang untuk lebih mudah tidur di malam hari, dan lebih lelap pula.
  • Hindari melakukan pekerjaan/ kegiatan lain di atas ranjang Anda.
    Pastikan ranjang Anda adalah tempat Anda tidur. Jangan bekerja, makan, atau melakukan aktivitas lain di atasnya. Dengan demikian, secara otomatis tubuh Anda akan mengasosiasikan ranjang Anda dengan tidur lelap.
  • Relaksasi
    Lakukan kegiatan yang bisa membuat seluruh indra Anda rileks; pijat refleksi, aroma terapi, musik klasik, dll. Biasanya kegiatan ini bersifat cocok-cocokkan alias beda untuk tiap orang. Mungkin ada yang lebih cocok dengan lulur creambath, ada yang lebih ampuh memakai musik Mozart. Cari tahu mana yang bekerja paling baik untuk membuat Anda rileks.
  • Atasi masalah psikologis.
    Menurut para pakar di Amerika, ¾ insomnia disebabkan oleh masalah psikologis. Umumnya orang yang sedang atau baru mengalami peristiwa traumatis sangat rentan akan insomnia. Jangan ragu untuk melakukan konseling dengan psikolog atau rohaniwan jika Anda tergolong dalam yang ¾ ini.

 Berikut Tipsnya :

1. Tentukan waktu tidur
Usahakan untuk pergi ketempat tidur pada waktu yang telah ditetapkan, tidur sebelum jam 11 malam dan bangun pada pagi hari, lakukan setiap hari termasuk akhir pekan. Jika jadwal tidur ini di langgar maka akan mengakibatkan insomnia.


2. Olah raga sebelum tidur
Cobalah untuk melakuka latihan ringan kira-kira 20 sampai 30 menit sehari. Olah raga setiap hari akan membantu orang mudah untuk tidur. Cobalah untuk melakukan latihan sekitar 5 sampai 6 jam sebelum anda pergi ketempat tidur.

3. Hindari kafein, nikotin, dan alkohol
Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, soft drink, teh, dan obat diet, karena kafein membuat orang terjaga dari tidurnya. Untuk perokok biasanya cenderung tidurnya hanya sebentar, dan sering bangun cepat pada pagi hari karena efek dari nikotin tersebut. Alkohol pun demikian, tidak bisa membuat tidur lebih lama atau membuat mata selalu terjaga.

4. Bersantai sebelum tidur
Lebih baik mandi air hangat, membaca, atau melakukan rutinitas lain yang membuat anda lebih mudah untuk tertidur pulas. Anda dapat melatih diri sendiri untuk menghubungkan beberapa kegiatan istirahat dengan tidur dan membuatnya sebagai bagian dari program tidur anda.

5. Tidur sampai matahari bersinar
Jika memungkinkan, sinar matahari yang masuk dari jendela untuk membangunkan anda di pagi hari, atau menggunakan lampu yang terang dikamar anda. Bangun tidur dan langsung terkena sinar matahari pagi hari sangat baik bagi mereka yang mengalami masalah susah tidur.


6. Jangan berbaring ditempat tidur jika tidak mengantuk
Jika anda tidak bisa tidur, jangan berbaring di tempat tidur. Karena dapat menyebabkan kegelisahan yang menjadi tidak bisa tidur dan berpeluang terkena insomnia. Cobalah untuk melakukan sesuatu yang lain, seperti membaca, menonton televisi, atau mendengarkan musik, sampai anda merasa lelah.

7. Mengontrol suhu kamar
Mempertahankan suhu yang nyaman di kamar tidur. Suhu yang panas mungkin akan mengganggu tidur atau mencegah anda untuk tidur.

Pergi ke dokter jika masalah tidur anda tidak terselesaikan
Jika anda mengalami masalah susah untuk tidur pada malam hari, atau jika anda selalu merasa lelah pada keesokan harinya, maka anda mungkin membutuhkan seorang dokter. Perawatan dari dokter mungkin dapat membantu anda, Kebanyakan gangguan tidur dapat diobati secara efektif, sehingga pada akhirnya membantu anda mendapatkan tidur yang baik pada malam hari.

No comments:

Post a Comment