Sunday, April 29, 2012

Erep-Erep Karena Tertindih Setan?

Erep-Erep Karena Tertindih Setan?

Bagaimana tidur kamu semalam, nyenyak atau mimpi aneh? Pernah nggak mimpi seram lalu berusaha bangun namun tidak bisa bergerak atau teriak?

Mungkin orang tua kita menyebutnya ‘erep-erep’,yaitu kondisi saat makhluk halus menindih tubuh kita yang sedang tidur. Apakah benar demikian? Apa sesungguhnya penyebab erep-erep?

Berdasarkan kacamata medis, keadaan itu disebut sleep paralysis atau kelumpuhan tidur. Fenomena ini bisa terjadi pada siapa saja. Setidaknya orang akan mengalaminya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Tapi tak perlu khawatir, sleep paralysis biasanya tidak berbahaya.


Ketika seseorang tidur, aktifitas otak mengalami dua hal berbeda, yangdisebut tidur aktif atau REM (rapid eye movement) dan tidur non-REM.

Non-REM selama tidur akan menghasilkan gerakkan selama tertidur, seperti berbicara dalam tidur atau berjalan ketika tidur. Sedangkan REM akan mempengaruhi denyut jantung, laju respirasi dan tekanan darah ketika tidur.

Secara psikologis, sleep paralysis berhubungan dengan tidur di tahap REM, dimana setelah mengalami tidur REM, mata terbuka namun paralysis tetap bertahan.

Biasanya hal ini mengakibatkan halusinasi. Sleep paralysis terjadi sekitar 2-3 menit. Setelah otak dan tubuh berhubungan kembali, penderita dapat menggerakkan tubuhnya kembali. Namun,memori dari sensasi yang mengerikan atau mimpi buruk biasanya dapat bertahan lama.

Secara fisiologis, penyebab sleep paralysis belum diketahui secara pasti. Sejauh ini, para psikologis memberikan gambaran umum mengenai penyebab terjadinya sleep paralysis seperti pola tidur tak tentu, stress,dan perubahan mendadak pada lingkungan atau gaya hidup, dan kebiasaan tidur menghadap ke atas.

Hey, kebiasaan tidur menghadap ke atas?Nah, sekarang kita tahu salah satu kegunaan mengapa Rasulullah Muhammad S.A.W. mempraktekan danmenganjurkan tidur menyamping-menghadap ke kanan, bukan? Dan mengajarkan kita agar kita berwudhu dan membaca doa-doa agar tidur kita tidak di ganggu setan......

Baca Selengkapnya → Erep-Erep Karena Tertindih Setan?

Thursday, April 26, 2012

buta warna


Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis.
Penyebab Buta Warna
Buta warna merupakan kelainan genetik/bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya, kelainan ini sering juga disebaut sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna. Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada laki dan wanita. Seorang wanita terdapat istilah ‘pembawa sifat’ hal ini menujukkan ada satu kromosom X yang membawa sifat buta warna. Wanita dengan pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelalinan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya. Tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurunkan faktor buta warna kepada anaknya kelak. Apabila pada kedua kromosom X mengandung faktor buta warna maka seorang wanita tsb menderita buta warna.
Saraf sel di retina terdiri atas sel batang yang peka terhadap hitam dan putih, serta sel kerucut yang peka terhadap warna lainnya. Buta warna terjadi ketika syaraf reseptor cahaya di retina mengalami perubahan, terutama sel kerucut.
Klasifikasi Buta Warna
1. Trikromasi
Yaitu mata mengalami perubahan tingkat sensitivitas warna dari satu atau lebih sel kerucut pada retina. Jenis buta warna inilah yang sering dialami oleh orang-orang. Ada tiga klasifikasi turunan pada trikomasi:
* Protanomali, seorang buta warna lemah mengenal merah
* Deuteromali, warna hijau akan sulit dikenali oleh penderita
* Trinomali (low blue), kondisi di mana warna biru sulit dikenali penderita.
2. Dikromasi
Yaitu keadaan ketika satu dari tiga sel kerucut tidak ada. Ada tiga klasifikasi turunan:
Protanopia, sel kerucut warna merah tidak ada sehingga tingkat kecerahan warna merah atau perpaduannya kurang
* Deuteranopia, retina tidak memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau
* Tritanopia, sel kerucut warna biru tidak ditemukan.
3. Monokromasi
Monokromasi sebenarnya sering dianggap sebagai buta warna oleh orang umum. Kondisi ini ditandai dengan retina mata mengalami kerusakan total dalam merespon warna. Hanya warna hitam dan putih yang mampu diterima retina.
Apa tanda-tandanya seseorang mengalami buta warna?
Tanda seorang mengalami buta warna tergandung pada beberapa faktor, apakah kondisinya disebabkan faktor genetik, penyakit, dan tingkat buta warna sebagian atau total. Gejala umumnya adalah kesulitan membedakan warna merah dan hijau (yang paling sering terjadi), atau kesulitan membedakan warna biru dan hijau (jarang ditemukan). Gejala untuk kasus yang lebih serius berupa objek terlihat dalam bentuk bayangan abu-abu (kondisi ini sangat jarang ditemukan), dan penglihatan berkurang.
Bagaimana mendeteksinya?
Gangguan persepsi warna dapat dideteksi dengan menggunakan table warna khusus yang disebut dengan Ishuhara Test Plate. Pada setiap gambar terdapat angka yang dibentuk dari titik-titik berwarna. Gambar digantung di bawah pencahayaan yang baik dan pasien diminta untuk mengidentifikasi angka yang ada pada gambar tersebut. Ketika pada tahap ini ditemukan adanya kelainan, test yang lebih detail lagi akan diberikan.
Apakah buta warna bisa disembuhkan?
Tidak ada pengobatan atau tindakan yang dapat dilakukan untuk mengobati masalah gangguan persepsi warna. Namun penderita buta warna ringan dapat belajar mengasosiasikan warna dengan objek tertentu

Baca Selengkapnya → buta warna

Friday, April 13, 2012

Penyakit Susah Tidur


Baca Selengkapnya → Penyakit Susah Tidur

Cara Hidup yang Ramah Lingkungan


Cara Hidup yang Ramah Lingkungan

Menjadi Peduli Transportasi
  1. Hindari bepergian dengan pesawat terbang apabila jarak tempuh kurang dari 500 km.
  2. Tinggalkan mobil di rumah apabila melakukan perjalanan yang tidak jauh.
  3. Gunakan sepeda untuk perjalanan pendek, selain hemat energi, itu akan membuat Anda bugar!
  4. Gunakan kendaraan umum untuk perjalanan yang jauh. Transport umum merupakan cara terbaik untuk mengurangi emisi karbondioksida dari kendaraan.
  5. Lebih suka pakai mobil? Ajak rekan-rekan sejurusan untuk pergi bersama-sama.
  6. Bila Anda hendak membeli mobil, pertimbangkan untuk membeli kendaraan hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Selain menghemat uang, Anda turut berpartisipasi menyelamatkan Bumi dari CO2.
  7. Gunakan bahan bakar bebas timbal.
  8. Usulkan kepada Pemda untuk menyediakan kendaraan umum yang cepat, nyaman, dan ekonomis.
  9. Apabila harus menggunakan mobil, perhatikan hal-hal berikut:
-          Matikan mobil apabila menunggu lebih dari 30 detik
-          Cek tekanan ban mobil, karena apabila tekanan kurang 0,5 bar dari normal akan meningkatkan penggunaan bahan bakar sebesar 5%
-          Usahakan untuk tidak memanaskan mobil dalam posisi berhenti. Mobil akan lebih cepat panas apabila dikendarai, sehingga Anda akan menghemat bahan bakar
-          Hindari menggunakan rem secara mendadak karena mengonsumsi bahan bakar dengan cepat.
-          Turunkan bagasi apabila Anda tidak membutuhkannya lagi, karena 100 kilo beban akan menambah penggunaan 1 liter bahan bakar lebih banyak dalam jarak 100 km
-          Coba mengurangi jarak tempuh perjalanan kendaraan Anda tiap minggunya. Semisal, gunakan kendaraan antar jemput bersama untuk ke kantor atau ke sekolah.

Menjadi Peduli Hijau
Benar, menanam lebih banyak pohon akan menyerap karbondioksida dalam jangka pendek, tapi pepohonan ini juga melepas karbondioksida ketika mereka mati. Tapi ada alasan lain kenapa kita harus tetap menanam pohon:
  1. Menahan angin keras atau sebagai penahan panas sinar matahari langsung.
  2. Sebisa mungkin tanam pohon di halaman Anda. Lebih baik lagi menanam pohon yang sedikit menyerap air.
  3. Ketika memangkas rumput, lakukan dengan pisau tajam dan hanya ketika memang perlu dipangkas. Tidak perlu terlalu sering. Akhirnya, sirami rumput dan pepohonan dengan serentak. Semua tindakan ini mendukung gaya hidup hemat energi Anda.

Menjadi Peduli Organik
Bahkan dengan kecanggihan teknologi pertanian yang dimiliki Indonesia, kebanyakan petani masih menyemprotkan pestisida untuk melindungi hasil panen mereka setiap tahunnya.

Nah, ketika pestisida kimia digunakan untuk membunuh hama, zat ini juga membunuh mikroorganisme yang menahan karbon tetap berada di dalam tanah. Akhirnya, karbon terlepas ke udara sebagai CO2. Tanah tidak lagi subur secara alami dan pestisida menjadi kebutuhan tetap.

Dengan peduli pada produk organik, kita ikut “menolong” tanah menyimpan karbon dan mengurangi pelepasan CO2. Hal-hal lain yang bisa dilakukan adalah:
  1. Konsumsi makanan lokal. Jika produk makanan ini tak perlu didistribusikan dalam jarak jauh berarti lebih sedikit CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya.
  2. Konsumsi buah dan sayur mayur sesuai musimnya. Sekali lagi, kita turut menghemat biaya transportasi yang harus ditanggung sehingga kita tidak perlu membeli buah dan sayur mayur tersebut dengan harga mahal.
  3. Tanam buah dan sayur mayur kita sendiri di halaman. Tidak sesulit yang kita kira, kok.

Menjadi Peduli Daur Ulang
Terdengar mudah? Sebenarnya butuh lebih banyak energi untuk menghasilkan produk daur ulang dibanding membeli produk yang sama sekali baru. Bila Anda dan konsumen lain membeli produk daur ulang, harga produk ini akan menjadi lebih murah. Anda sudah menciptakan pasar tersendiri bagi produk-produk daur ulang. Sekaligus, mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

Sebelum membeli, cek apakah produk yang hendak Anda beli terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang. Bisa dilihat dari logo atau gambar pada kemasannya. Karena tidak semua produk daur ulang mencantumkan tanda, kita perlu tahu bahwa aluminium, kaleng, gelas kaca, dan karton kertas termasuk produk-produk yang bisa didaur ulang.

Menjadi Peduli Hidup Minimalis
Cara hemat paling efektif adalah pakai seperlunya. Hendak membeli sebuah produk? Beli yang benar-benar dibutuhkan. Tanpa Anda sadari, gaya hidup simpel membuat Anda lebih sedikit membeli. Semakin sedikit Anda membeli, semakin sedikit pula Anda menggunakan energi. Sederhana, kan? Bayangkan kalau perubahan gaya hidup simpel ini dilakukan semua orang. Hasilnya tentu saja besar.

Mau contoh nyata?
  1. Beli sekaligus banyak. Anda tidak membutuhkan bungkus banyak-banyak juga. Lebih sedikit energi? Pasti!
  2. Beli satu jenis produk, bukan dua atau lebih produk yang sama. Semisal, Anda hanya butuh sepasang sepatu, bukan dua atau tiga pasang sepatu dalam satu waktu.
  3. Buka-buka lemari pakaian Anda. Berapa banyak yang tak terpakai? Pilih dibiarkan saja atau sumbangkan kepada orang lain yang lebih butuh?
  4. Beli produk berkualitas yang tahan lama. Anda akan lebih sedikit membeli barang.
  5. Kreatif dengan barang-barang yang Anda gunakan untuk bekerja, bermain, dan bersenang-senang. Tak perlu membeli produk baru untuk memulai aktivitas. Gunakan yang Anda punya dengan kreatif.

Terakhir, yang paling simpel dan penting, buang sampah pada tempatnya. 

Baca Selengkapnya → Cara Hidup yang Ramah Lingkungan