Thursday, March 22, 2012

Resensi Fishing For Jasmine

Tittle                : Fishing For Jasmine
Author            : John Ravenscroft
Category        : Shot Story
Genre             : Romance
Page               : 2 page

Fishing for jasmine to tell about the silent young women in bed number six is celled jasmine. She is down too deep. Since the incident on her  father’s fishing boat, since she fell over board, sank, became engtangted in the nets. It was some time before anyone noticed, then there was panic. Her father hauled her back on board and sailed for home. When he finally arrived, he cerried ashore what he  thought was his daughter’s body.
Fortunately, there was a doctor in the village that morning, a young man visiting relatives it was he who brought this drow end woman back from the brink. She opened her eyes, lokked up at her father and spoke a single word – then sank again, this time into coma he touches her hair, kisses her cheek, sit at side of her bed and holds her hend.
Description of character not clear. Used language difficult in under standing, to confuse. So, we must read it again
The writer used progress story from introduce to arrive end. Curious with this story ? Get your answer in this story


Review by wysnu assra

Baca Selengkapnya → Resensi Fishing For Jasmine

Tuesday, March 20, 2012

Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya


Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya
 Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar.

1) Meningkatnya Induvidualisme
Dulu, kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi masyarakatnya, entah leh tradisi maupun oleh kebiasaan-kebiasaan yan berlaku. Di era globalisasi ini, kesempatan individu untuk mengatur dan menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar.

2) Pola Kerja
Pekerjaan-pekerjaan mengarah ke era perekonomian berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah tidak mengandal kerja penuh di kantor, tetapi part time job. Perempuan telah masuk dunia kerja.

3) Kebudayaan Pop
Citra, gagasan, dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat keseluruh pelosok dunia lebih daripada sebelumnya.

Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya :
Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD.

Dampak positif Globalisasi :
1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
2. Mudah melakukan komunikasi
3. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi )
4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran
5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
6. Mudah memenuhi kebutuhan
Dampak negatif Globalisasi:
1. Informasi yang tidak tersaring
2. Perilaku konsumtif
3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat

Pengaruh globalisasi sosial dan budaya.

Globalisasi dapat memperluas kawasan budaya. Globalisasi dapat timbulkan dampak negative. Akibat dari pengaruh globalisasi:
* Disorientasi, dislokasi atau krisis social-budaya dalam masyarakat.
* Berbagai ekspresi social budaya asing yang sebenarnya tidak memiliki basis dan preseden kulturalnya.
* Semakin merebaknya gaya hidup konsumerisme dan hedonisme.


Sisi negative globalisasi budaya:
· Akibatkan erosi budaya
· Lenyapnya identitas cultural nasional dan local
· Kehilangan arah sbg bangsa yang memiliki jati diri.
· Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme
· Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.




Dizaman ini GLOBALISASI di indonesia sangat mempengaruhi Sosial Budaya Indonesia.
> Nilai-nilai moral bangsa Indonesia yang terdahulu
> terkenal dengan adat ketimuran bangsa Indonesia yang
> mempunyai nilai-nilai budaya yang luhur, adab
> kesopanan yang tinggi, saat ini karena pengaruh
> globalisasi yg disusupin oleh gaya kapitalis dan
> misi satu negara yang sudah masuk ke dalam
> kebudayaan Indonesia dengan segala pemikiran
> liberalis yang akhirnya mengikis nilai-nilai budaya
> Indonesia yang bermartabat menuju pada moral bangsa
> yg rendah, karena tidak sesuai dengan idiologi
> Pancasila yg memiliki dasar ke Tuhanan dan telah
> dilanggar dengan pemikiran-pemikiran liberalis yang
> bebas mendefinisikan makna ke Tuhanan dan kebebasan
> menjalankan ibadah sesuai dengan pemikiran-pemikiran
> yg liberal yaitu berdasarkan hasil pemikiran
> individu atau kelompok dan bukan berdasarkan aturan
> hukum ke Tuhanan yang diajarkan oleh suatu agama.
> Terutama perubahan ini terlihat sekali memasuki
> wilayah aturan agama yang dipeluk oleh mayoritas




> Misi Kapitalis Dengan Pemikiran Liberalis
> Gaya kapitalis dengan pasar bebasnya dan pemikiran
> liberalis yang tanpa batas dan disertakan dalam
> globalisasi, sudah menciptakan banyak malapetaka di
> Indonesia yaitu makin terpuruknya perekonomian
> Indonesia denga pasar bebasnya, dimana kita tidak
> mampu bersaing dengan negara-negara yang mengusung
> misi tersebut dengan memberikan banyak
> persyaratan-persyaratan politik yang diajukan oleh
> penyandang dana seperti IMF dan Bank Dunia, sehingga
> Indonesia hanya dijadikan sebagai koloni untuk
> memasarkan hasil-hasil industri negara-negara maju
> yg mengusung misi idiologi suatu negara tersebut,
> tanpa mampu menjual hasil industri negara Indonesia
> yg sudah dirobohkan sendi-sendi perekonomian di
> seluruh sector industri, keuangan maupun perdagangan
> dengan menggunakan kelompok-kelompok tertentu
> Pengaruh globalisasi yang mengusung misi gaya
> kapitalis dan pemikiran liberalis berusaha ingin
> menghancurkan dan mengacaukan sendi-sendi agama
> mayoritas di Indonesia dengan kebebasan untuk
> memaknai ajaran agama berdasarkan pemikiran Libera
l
[Image: userbar.php?uid=81456]









Baca Selengkapnya → Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya

GLOBALISASI,PERTAHANAN DAN KEAMANAN


                              GLOBALISASI,PERTAHANAN DAN KEAMANAN
A.Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.
Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.
Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme terhadap bangsa.

B.Ciri-ciri Adanya Fenomena Globalisasi
Beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi didunia diantaranya sebagai berikut.
a.Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turis memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
b.Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan dan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multi internasional, dominasi organisasi semacam World Trade Organization.
c.Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olahraga international). Saat ini, kita dapat mengkonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang meintas beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fasion, literatur, dan makanan.
d.Meningkatkan masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional, dan lain-lain.
             Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, di antaranya:
a. lembaga
pendidikan dan ilmu pengetahuan;
b. lembaga keagamaan;
c. indutri internasional dan lembaga perdagangan;
d. wisata mancanegara;
e. saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional;
f. lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional; dan
g. lembaga kenegaraan seperti hubungan diplomatik dan konsuler.
C.Dampak Globalisasi
1)Terhadap Nilai-nilai Nasionalisme
a)Dampak Positif
Pemerintahan
Ø dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat.
Terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan
Ø meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
Kita
Ø dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.

b)Dampak Negatif
Globalisasi
Ø mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang.
                                     Bidang pertahanan dan keamanan
Globalisasi yang menyajikan informasi yang cepat dan akurat , juga membawa pengaruh bagi aspek pertahanan dan keamanan bangsa dan negara Indonesia .
         Dampak positif globalisasi dalam aspek pertahanan dan keamanan dapat dilihat dengan adanya hubungan kerjasama antar bangsa, khususnya bidang pertahanan dan keamanan baik kerjasama bilateral, regional. maupun internasional. Kerjasama memperkuat keamanan dan pertahanan wilayah regional, misalnya kerjasamam dengan negra-negara ASEAN dalam bidang kemiliteran, latihan perang bersama, pemberantasan jaringan narkoba, perjanjian ekstradisi, jaringan teroris dan semua kegiatan yang dianggap membahayakan negara. Misalnya saja dengan cara saling tukar informasi mengenai adanya ancaman dan gangguan keamanan akan lebih cepat diketahui sehinnga dapat diantisipasi lebih dini secara bersama-sama sebelum meluas dan mempunyai kekauatan yang besar.
           Menguatnya supremasi hokum, demokratisasi dan tuntutan dilaksanakannya HAM.
 Menguatnya regulasi hokum dan pembuatan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan rakyat.Aparat hukum dituntut lebih professional, transparan dan akuntabel.Embargo persenjataan militer. Suatu negara yang memiliki tingkat persenjataan militer yang canggih, akan dengan mudah membatasi bahkan melarang penjualan persenjataannya kesuatu negara yang kebijakan politiknya bertentangan dengan kebijakan politik mereka.Timbulnya kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan. Beberapa negara khususnya yang memiliki letak geografis yang berdekatan, terutama yang berada dalam satu kawasan, akan berupaya untuk menjaga stabilitas pertahanan diantara negara-negara tersebut, hal ini dapat diwujudkan dengan kerja sama dibidang militer. Wujud konretnya, melalui tukar-menukar persenjataan militer maupun latihan perang bersama.
         adanya upaya setiap negara mempertahankan kedaulatan negara melalui pembuatan sistem persenjataan maupun pemberdayaan rakyat dan tentaranya. Globalisasi bidang hankam pernah dirasakan masyarakat dunia, yaitu dibentuknya pakta pertahanan NATO, SEATO, WARSAWA, dsb. Bidang hankam Indonesia selain memperkuat berbagai sistem persenjataan di darat, udara, dan laut juga melakukan upaya keamanan rakyat semesta dan kedaulatan nasional. Negara Indonesia dalam partisipasi menjaga keamanan internasional, pernah mengirim Pasukan Garuda ke beberapa negara atas mandat Dewan Keamanan PBB.
Beberapa segi negatif pengaruh globalisasi terhadap keamanan dan pertahanan negara , antara lain munculnya reaksi – reaksi keras dari sebagian rakyat Indonesia terhadap peristiwa atau tragedi yang terjadi di suatu negara yang dianggap melanggar hak asassi manusia .
Ancaman disintegrasi bangsa karena adanya pengaruh dan dukungan dari negara lain, juga perlu diwasapadai.
Mengenai dampak negatif yang lain di bidang ini, globalisasi menjadikan kemajuan teknologi juga juga digunakan oleh jaringan penjahat internasional untuk beroperasi di berbagai negara. Penjahat-penjahat dari dalam negeri yaitu warga Negara Indonesia yang melakukan tindak pidana misalnya saja korupsi, makar terhadap pemerintahan negara, membunuh dan sebagainya, mudah melarikan diri ke Negara lain dan menetap di sana bahkan para penjahat politik dapat memperoleh suaka politik. Hal ini sangat merugikan bagi bangsa Indonesia.
Penguasaan suatu kepulauan negara oleh negara lain. Akibat semakin tidak terlihatnya batas suatu negara dengan negara lain, maka suatu negara akan dengan mudah menguasai bagian negara lain, apalagi jika negara yang bersangkutan tidak memiliki pertahanan dan keamanan yang tangguh.
                Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang pertahanan keamanan
Isu yang dihembuskan oleh negara-negara dunia pertama (amerika serikat dan sekutunya) sekaran dibidang ini adalah terorisme global.
Sementara pengertian terorisme ini sampai sekarang belum ada kesamaan pandangan antar negara satu dengan lainnya didunia. Oleh karena itu lantas ditafsirkan menurut negara berikut kepentingannya masing-masing.


Baca Selengkapnya → GLOBALISASI,PERTAHANAN DAN KEAMANAN

Wednesday, March 7, 2012


Baca Selengkapnya →